Welcome to this site

Selamat datang sahabat,
Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya,...!

Kamis, 15 April 2010






KERENDAHAN HATI by Mother Teresa of Calcutta (1910-1997)

* Berbicara sesedikit mungkin tentang diri sendiri
* Uruslah sendiri persoalan-persoalan
* Hindarilah rasa ingin tahu
* Janganlah mencampuri urusan orang lain
* Terimalah pertentangan dengan kegembiraan
* Jangan memusatkan perhatian kepada kesalahan orang lain
* Terimalah hinaan dan caci maki
* Terimalah perasaan tak diperhatikan, dilupakan dan dipandang rendah
* Mengalah terhadap kehendak orang lain
* Terimalah celaan walaupun anda tidak layak menerimanya
* Bersikap sopan dan peka, seklipun seseorang memancing amarah anda
* Janganlah mencoba agar dikagumi dan dicintai
* Bersikap mengalah dalam perbedaan pendapat, walaupun anda benar
* Pilihlah selalu yang tersulit


BELAJAR BERCINTA

1. Bagi orang yang ringan mulut, perlu belajar diam. Mulai dengan memperpendek kata2 ketidakpuasan.
2. Bagi orang pendiam dan / atau sudah pandai mengendalikan lidah, belajarlah berdoa diam2 di hati, bila disakiti hatinya.
3. Jangan membiasakan diri marah terhadap Tuhan bila dikecewakan hatinya. Bila terhadap Tuhan pun biasa marah, apalagi terhadap sesama manusia.
4. Perlulah kita belajar marah, secukupnya. Marah yang pakai alasan dan pakai aturan atau ukuran.
5. Marah yang keterlaluan dan keterpanjangan, hanya menambah luka2 di batin sendiri.
6. Terhadap orang yang tidak / belum dapat diperbaiki, hendaknya kita melatih diri untuk bersabar dan berbelaskasihan. Jangan malahan meningkatkan kemarahan dan kebencian.
7. Bila " dia " tidak / belum dapat berubah, aku sendirilah yang segera mulai mengubah diriku menjadi baik atau lebih baik. Maka terciptalah suatu awal keseimbangan.
8. Ada orang yang punya fasilitas sedikit tetapi disyukuri banyak. Jika dikecewakan, ia menganggap kekecewaan sebagai hal yang biasa saja, hal yang menimpa setiap orang, di waktu2 tertentu, bahkan ia bisa mengubah kekecewaan menjadi hikmah dan harapan : esok akan lebih baik!!
9. Ada pula orang2 yang beruntung di dalam usaha2-nya, akan tetapi masih selalu merasa kurang. Bahkan mengiri orang2 lain yang dipandangnya lebih beruntung dan lebih mapan. Lahiriah mewah, tetapi di batin tumbuh luka2 iri dan nafsu serakah yang tak terpuaskan. Ia, si kaya itu, berwajah muram, sepertinya berbedak hitam.
10. Di hidup ini ada orang2 yang berkedudukan tidak tinggi dan berharta cukup2 saja. Tetapi ia puas dengan yang telah dicapainya dan pantang berambisi lebih. Ia puas dengan yang pas. Dia ini mirip pemain yang pas mendapat kartu2 yang hanya pas2-an baik. Tetapi dia sangat pandai menjalankannya, sehingga selalu dinilai sebagai pemenang!!
11. Kita menderita karena kita cinta kepada orang itu yang memang kesayangan kita.
12. Kita menderita karena orang kesayangan kita tertimpa malapetaka.
13. Kita menderita karena orang2 yang sangat kita cintai menyakiti hati kita. Tetapi kita tetap mencintai mereka karena kita tak bisa berhenti mencintai mereka.
14. Bisa kita coba berhenti mencintai mereka, atau mengubah diri & hati untuk membenci mereka; akan tetapi hasilnya ialah : derita yang lebih parah bagi kita sendiri!!
15. Tetapi bertahan atau meneruskan mencintai mereka, juga merupakan derita. Akan tetapi menderita karena cinta merupakan pilihan lebih baik daripada menderita karena benci.
16. Aku mau menderita karena cinta; menderita dalam kesadaran & kebaikan hati; dalam penerimaan yang rela. Dalam doa2 yang suci, manis & mengobati hati.
17. Ada seseorang yang sangat marah kepada sahabatnya dan menentukan niat mau diam saja bila disapanya. Di saat dan tempat tak terduga, ia jumpa dan langsung disapa oleh sahabatnya yang dia benci. Akan tetapi ganti diam / marah, ia senyum dan memeluknya. Ketika tersadari lebih mendalam, ia menyesal!! " Saya telah salah sikap, ya, saya telah keterlaluan cinta padanya!! Saya telah salah cinta!!"
18. Ada suatu daya dalam diri masing2 kita yang sungguh agung. Daya yang lebih besar dari yang kita sadari / mengerti.
19. Cinta yang dalam & berakar lama di batin terdalam, punya daya seperti mukjizat.
20. Ada daya lain pula yang se-waktu2 mendatangi kita. Daya cinta pemberian Tuhan!! Pun pula daya2 doa kita & doa orang lain.

ALLAH BAPA SEPERTI PEMULUNG

ALLAH BAPA SEPERTI PEMULUNG

"Ada satu hal di mana TUHAN tidak berkuasa untuk melakukannya" TUHAN tidak berkuasa untuk tidak menepati janjiNYA. Ia begitu setia akan janjiNYA.(Mazmur 12:7)

Suatu hari Guru sekolah minggu memberikan tugas kepada murid-muridnya: Seperti apa Allah Bapa itu? "Untuk mudahnya, kalian harus melihat Dia sebagai seorang Bapa.. seorang papi," ujar guru tsb.

Minggu berikutnya, guru tsb menagih PR dari setiap murid yang ada. "Allah Bapa itu seperti Dokter!" ujar seorang anak yang papanya adalah dokter. "Ia sanggup menyembuhkan sakit penyakit seberat apapun!" "Allah Bapa itu seperti Guru!" ujar seorang anak yang lain. "Dia selalu mengajarkan kita untuk melakukan yang baik dan benar." "Allah Bapa itu seperti Hakim!" ujar seorang anak yang papanya adalah hakim dengan bangga,"Ia adil dan memutuskan segala perkara di bumi." "Menurut aku Allah Bapa itu seperti Arsitek. Dia membangun rumah yang indah untuk kita di surga!" ujar seorang anak tidak mau kalah. "Allah Bapa itu Raja! Paling tinggi di antara yang lain!" "Allah Bapa itu pokoknya kaya sekali deh! Apa saja yang kita minta Dia punya!" ujar seorang anak konglomerat.

Guru tsb tersenyum ketika satu demi satu anak memperkenalkan image Allah Bapa dengan semangat. Tetapi ada satu anak yang sedari tadi diam saja dan nampak risih mendengar jawaban anak2 lain. "Eddy, menurut kamu siapa Allah Bapa itu?" ujar ibu guru dengan lembut. Ia tahu anak ini tidak seberuntung anak2 yang lain dalam hal ekonomi, dan cenderung lebih tertutup.

Eddy hampir2 tidak mengangkat mukanya, dan suaranya begitu pelan waktu menjawab,"Ayah saya seorang pemulung... jadi saya pikir... Allah Bapa itu Seorang Pemulung Ulung." Ibu guru terkejut bukan main, dan anak-anak lain mulai protes mendengar Allah Bapa disamakan dengan pemulung. Eddy mulai ketakutan. "Eddy,"ujar ibu guru lagi. "Mengapa kamu samakan Allah Bapa dengan pemulung?"

Untuk pertama kalinya Eddy mengangkat wajahnya dan menatap ke sekeliling sebelum akhirnya menjawab,"Karena Ia memungut sampah yang tidak berguna seperti Eddy dan menjadikan Eddy manusia baru, Ia menjadikan Eddy anakNya."

Memang bukankah Dia adalah Pemulung Ulung? Dia memungut sampah-sampah seperti saudara dan saya, menjadikan kita anak-anakNya, hidup baru bersama Dia, dan bahkan menjadikan kita pewaris kerajaan Allah.

Yohanes 3:16
Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan AnakNya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepadaNya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal."

Efesus 2:8
Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman, itu bukan hasil usahamu sendiri melainkan pemberian Allah.

Our God is able! "Not by power, not by might, but by My Spirits, says the LORD" (Zach 4:6)